PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG DAN DAUN JATI SEBAGAI BAHAN SABUN CUCI PIRING DI MA RAUDLATUL MA’ARIF SENDANGLO, BOYOLALI

  • BANGKIT RISKA PERMATA Universitas Duta Bangsa

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang dan daun jati sebagai bahan alternatif pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan di MA Raudlatul Ma’arif Sendanglo, Boyolali. Program dilaksanakan pada Februari 2025 dengan melibatkan 35 santri dan santriwati sebagai peserta. Metode kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Sosialisasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai potensi limbah organik sebagai bahan baku produk rumah tangga. Tahap demonstrasi dilakukan untuk memperlihatkan proses pembuatan sabun mulai dari pengolahan bahan, pencampuran, hingga pembentukan sabun. Selanjutnya, peserta melakukan praktik mandiri pembuatan sabun dengan bimbingan tim PkM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu memproduksi sabun cuci piring dengan memanfaatkan kulit pisang dan daun jati. Produk sabun yang dihasilkan memiliki tekstur kental, warna kecokelatan alami, busa yang cukup, serta mampu membersihkan peralatan makan dengan baik. Evaluasi sederhana juga menunjukkan bahwa sabun aman digunakan dan tidak menimbulkan iritasi kulit. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil meningkatkan keterampilan dan wawasan peserta mengenai pengelolaan limbah organik serta menghasilkan produk ramah lingkungan yang bernilai guna. Pemanfaatan limbah kulit pisang dan daun jati terbukti efektif dan dapat dikembangkan sebagai program berkelanjutan di lingkungan sekolah.

How to Cite
PERMATA, B. (1). PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG DAN DAUN JATI SEBAGAI BAHAN SABUN CUCI PIRING DI MA RAUDLATUL MA’ARIF SENDANGLO, BOYOLALI. ABDIKES Sunan Giri, 2(2), 63-71. Retrieved from https://jurnalfarmasidankesehatan.ac.id/index.php/abdikes/article/view/726